Positifers Daftar » Masuk
Logo KlikPositif
WIB
Logo Facebook Logo Twitter
Selasa, 10 September 2013 | 21:31 WIB
Ternyata Harga Kedelai di Pasar Internasional Relatif Stabil
Ada penyebab lain kenaikan harga kedelai
Wartawan: Rafi'i Hidayatullah Nazari | Editor: Redaksi
Ternyata Harga Kedelai di Pasar Internasional Relatif Stabil
Kedelai (net)

KLIKPOSITIF - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati mengungkapkan, ternyata tren harga kedelai  di pasar internasional relatif stabil, bahkan sempat turun.

Menurut Enny, ada penyebab lain kenaikan harga kedelai. Diantaranya, kebijakan ketahanan pangan yang tidak mampu mendorong petani memaksimalkan lahan tanaman kedelai, sehingga dampaknya Indonesia tergantung kedelai impor, dan gejolak rupiah menjadi kambing hitam kenaikan harga kedelai.

"Jika terjadi gangguan di negara produsen, dan terjadi depresiasi nilai tukar memang benar akan berdampak pada stabilitas harga kedelai domestik. Namun ironisnya, tren harga kedelai internasional sebenarnya relatif stabil," kata Enny di Jakarta, Selasa, 10 September 2013.

Di sisi lain keadaan tersebut menjadi peluang terjadinya praktik kartel yang dilakukan para importir yang mendapat kuota impor kedelai terbesar.

Enny juga mengatakan, pada Juni-Agustus 2012, saat harga kedelai domestik melonjak 30 persen, pada periode tersebut kenaikan harga kedelai internasional hanya tujuh persen.

Bahkan harga kedelai internasional turun di posisi 523,63 dolar AS per ton pada bulan Agustus 2013.

"Artinya kenaikan harga kedelai karena faktor eksternal yaitu karena kenaikan harga internasional itu terpatahkan," kata Enny. (ant)