Positifers Daftar » Masuk
Logo KlikPositif
WIB
Logo Classy FM Logo Facebook Logo Twitter
Rabu, 23 Oktober 2013 | 16:10 WIB
KPPS Nanggalo Unjuk Rasa ke KPU Tuntut Pembayaran Honor
Sejauh ini, mereka belum menerima pembayaran honor selama tiga bulan terakhir sebagai KPPS.
Wartawan: Roni Saputra | Editor: Erinaldi
KPPS Nanggalo Unjuk Rasa ke KPU Tuntut Pembayaran Honor
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Anggota KPPS Kecamatan Nanggalo unjuk rasa di kantor KPU Kota Padang menuntut honor mereka dicairkan.

Sejauh ini, mereka belum menerima pembayaran honor selama tiga bulan terakhir sebagai KPPS. Ketua KPPS Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo Zainuddin mengatakan, mereka merasa di permainkan karena semua pekerjaan tahapan pilkada telah dilakukan namun honor belum juga diterima.

Menurut Zainudin, selama ini mereka hanya dijanji-janjikan tanpa ada kepastian yang jelas soal pembayaran honor. Mereka memberikan batas pembayaran honor tersebut hingga tanggal 26 Oktober besok.

"Jika tidak, (dibayarkan) kami dari KPPS Nanggalo akan membuat surat pernyataan pengunduran diri," katanya.

Komisioner KPU Padang M. Sjahbana Syam mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu pencairan dana dari Pemko Padang yang hingga kini belum juga dilakukan. Padahal, menurutnya, KPU telah jauh-jauh hari menyampaikan ke Pemko Padang, namun kenyataannya usulan pencairan anggaran Pilkada itu belum juga ditanda-tangani.

Pihaknya berharap, dalam satu hingga dua hari kedepan, dana tersebut sudah bisa dicairkan agar anggaran untuk operasional pemungutan suara di seluruh TPS bisa diturunkan.

Ketua KPU Kota Padang Alison mengatakan, dari total anggaran Rp20 Miliar yang dialokasikan untuk Pemilukada kota Padang, Pemko baru mencairkan Rp7,5 miliar. Anggaran ini telah habis terpakai untuk melunasi pembayaran-pembayaran pada rekanan, tagihan pengadaan alat, honor penyelenggara ditingkat PPK dan PPS.

Ia berharap, dana sisa dana Pemilukada sebesar Rp12,5 miliar yang ada di kas daerah dapat segera di cairkan. (ed)