Positifers Daftar » Masuk
Logo KlikPositif
WIB
Logo Facebook Logo Twitter
Sabtu, 23 November 2013 | 11:09 WIB
Muzani Syukur Dedikasikan Bukunya untuk Kemajuan Minangkabau
Muzani ingin menceritakan kehebatan putra Minang dalam menjaga keutuhan NKRI.
Wartawan: Ocky Anugrah Mahesa | Editor: Andika D Khagen
Muzani Syukur Dedikasikan Bukunya untuk Kemajuan Minangkabau
Letjen TNI (Purn) Muzani Syukur (Istimewa)

KLIKPOSITIF – Muzani Syukur, seorang Letjen TNI (Purn) asal Muarolabuah, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat ungkapkan kecintaannya terhadap Ranah Minang melalui sebuah buku Jejak Sang Infanteri.

Buku yang memuat perjalanan hidup Muzani Syukur ini ditulis oleh penulis Hikmat Israr. Kata pengantarnya ditulis Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, tokoh minang Ir. Azwar Anas, Mayor Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar, serta Dirut PT. Semen Padang Dr. Ir. Dwi Soetjipto.MM.

Pada saat peluncuran buku Jejak Sang Infanteri di Hotel Bumi Minang ini, turut hadir pula dua kerabat Muzani Purn Jendral besar Tentara Diraja, Jenderal Amir Baharudini dan Purn Jenderal Prakas, Jenderal Daod dari Kesultanan Malaysia.

Dua Jenderal besar ini merupakan kerabat Muzani Syukur sewaktu beroprasi di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan pada tahun 1968.

Muzani Syukur mengatakan, buku yang berisi 36 tahun perjalanan karirnya sebagai TNI ini dinistbahkan khusus untuk orang Minang. Disebutkan pula, melalui buku ini Muzani ingin menceritakan kehebatan putra Minang dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Buku ini untuk orang Minang, rakyat Minang harus tahu bahwa salah satu putra Minang pernah memiliki peran yang penting di dunia kemiliteran Indonesia," ujarnya.

Selama menjadi Pangdam Siliwangi, salah satu kesuksesan besar yang diraih Murzani yaitu berhasil memukul mundur barisan pemberontak Timor Timur pada tahun 1984 di bawah komandonya.

Selain itu, Mayor Jenderal TNI (Purn) Mulchis Anwar, dan sahabat Muzani juga menuturkan bahwa buku Jejak Sang Infanteri ini bukanlah sebuah buku biografi biasa, buku ini disebut memiliki nilai-nilai nasionalisme yang dihadiahkan untuk generasi muda Indonesia.

"Tidak hanya sebatas buku biografi biasa, buku ini juga memuat nilai-nilai Patriotisme dan Nasionalisme yang ditiru oleh generasi muda,” ujarnya.

"Selain itu, buku ini juga telah menambah khazanah ketokohan Minang di kepustakaan Minangkabau. Serta juga menjadi pedoman bagi prajurit penerus TNI untuk bekerja dengan Profesional, tegas, dan tetap ramah," sambung Mulchis.

Setelah 36 tahun bertugas sebagai TNI, saat ini Muzani Syukur merupakan Komisaris Utama PT. Semen Padang peride kedua dari tahun 2005 hingga sekarang.